ERROL Kembali Membakar Skena: Amarah, Energi, dan Dedikasi Tanpa Batas!
Lahir dari distorsi murni dan keresahan jalanan, ERROL bukan sekadar band Hardcore biasa. Kami adalah perwujudan dari energi kolektif yang menolak tunduk pada keadaan. Lewat riff gitar yang berat, ketukan drum yang memompa adrenalin, dan vokal yang meneriakkan realitas, ERROL siap membawa penikmat musik keras ke dalam moshpit terdalam.
Ini bukan cuma tentang musik; ini tentang keluarga, perlawanan, dan menyuarakan apa yang selama ini dibungkam. Bersiaplah, karena ERROL tidak akan melambat!
Menolak Padam, ERROL Terus Kobarkan Api Hardcore di Garis Depan
Skena musik independen tidak pernah kekurangan energi, namun hanya sedikit yang mampu mempertahankan intensitas murni layaknya ERROL. Band Hardcore yang dikenal dengan performa panggungnya yang eksplosif ini terus membuktikan bahwa dedikasi mereka terhadap musik keras tidak pernah bergeser satu inci pun.
Sejak awal terbentuknya, ERROL konsisten menyuarakan isu-isu sosial, perjuangan hidup, dan solidaritas melalui lirik-lirik yang lugas tanpa basa-basi. Kombinasi sound yang tebal, breakdown yang menghantam, serta pesan yang kuat di setiap lagu menjadikan mereka salah satu unit Hardcore yang wajib diwaspadai.
Vocal
Arief
Guitar
Reza
Bass
Heru
Drums
E-K
Ditulis dalam pers releasenya, Errol menyatakan bahwa “Ruins” ini bukan hanya sebuah karya musik, tetapi juga sebuah panggilan untuk bertindak.
Dengan lirik-liriknya, “Ruins” mengajak para pendengar untuk bangkit dari keadaan sulit dan terus berjuang untuk masa depan yang lebih baik.
Dirilis oleh AksenRecords pada 2 Agustus 2024 dalam format digital, “Ruins” kini tersedia di berbagai platform streaming musik. Lagu ini diharapkan dapat diterima dengan baik oleh penikmat musik dan mendapatkan perhatian dari media massa.
Errol sendiri menggambarkan “Ruins” sebagai penghormatan kepada mereka yang mengalami kesulitan akibat perang dan genosida, terutama di Timur Tengah. Lagu ini memberikan penghormatan khusus kepada anak-anak yang kehilangan orang tua mereka dan mengalami penderitaan yang tak terbayangkann